Selasa, 11 Desember 2012

Bioteknologi Pembuatan "Tape"


BIOTEKNOLOGI
TAPE SINGKONG
• Tujuan :
   • Untuk mengetahui cara penerapan bioteknologi dengan fermentasi tape.
   • Mengetahui peranan organisme Saccharomyces cereviceae dalam peragian.
   • Mengetahui langkah – langkah dalam pembuatan tape singkong.
• Alat :
    - Kompor
    - Panci
    - Baskom
    - Pisau
    - Daun Pisang
• Bahan :
   - Singkong
   - Ragi Tape
   - Air
• Cara Kerja :
   - Singkong dikupas dan dipotong sesuai selera. Kemudian, baru dicuci hingga bersih.
   - Singkong yang telah dicuci, direbus atau dikukus, maksudnya agar setelah jadi tape tidak lembab, dan mudah berair.
   - Setelah matang diangkat dan didinginkan , Ragi tape dihancurkan sampai halus kemudian taburkan pada singkong sampai merata
   - Singkong yang sudah diberi ragi disimpan didalam baskom/keranjang yang sudah diberi alas dari daun pisang, kemudian setelah singkong dimasukkan tutup dengan daun pisang selama 1 hari 1 malam.
   - Setelah cukup waktu dibuka dan dilihat hasilnya berupa singkong yang telah jadi tape.
• Hasil Pengamatan :
    1. Warna : Putih
    2. Rasa : Manis, Asam.
    3. Bau : Asam, karena memiliki kandungan alcohol.
    4. Kandungan Air : Ada
    5. Tekstur : Berkerut, lunak.
• Kesimpulan :
    1. Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara sederhana.
    2. Pada proses pembuatan tape, jamur ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhan nya, sehingga singkong akan menjadi lunak, jamur tersebut merubah glukosa menjadi alcohol.
    3. Dalam pembuatan tape, ragi (Saccharomyces cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Oleh karena itu, tape terasa manis apabila sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya.
    4. Kegagalan dalam pembuatan tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi tidak pecah apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim tersebut. Oleh karena itu pada proses pengeraman singkong yang harus dibungkus dengan plastik.
    5. Reaksi : 
C6H12O6 + 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP
Gula (glukosa, fruktosa, atau sukrosa)
alcohol (etanol) + karbon dioksida + energi. 

Pada hari ketiga, akan diperoleh tapai yang sudah mengandung alkohol ± 3 %

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar